Kamis, 20 Oktober 2011

KARTINI MASA KINI “ Ibu Dra.Hj.Haeny Relawati Rini Widyastuti.MSi ”

Emansipasi. . . . jika kita mengucapkan kata tersebut pikiran kita akan tertuju pada satu nama. Ya. . . ibu kartini, wanita yang berjuang menunjukan bahwa wanita juga berhak mendapatkan pengakuan, berhak mendapatkan pendidikan yang layak untuk meningkatkan derajat para wanita. Tanpa beliau wanita Indonesia mungkin belum mengerti tentang apa itu emansipasi. Jika dulu ada ibu kita kartini yang berasal dari Rembang Jawa Tengah. Kita juga memiliki Kartini masa kini. Kartini kita yang sudah memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan kota Tuban. . . . . Kartini masa Kini kita adalah Ibu Haeny relawati yang menjabat sebagai Bupati Kabupaten Tuban. Selama dua periode kepemimpinan beliau, wajah kotaTuban disulap menjadi lebih indah dan bersahaja. Tidak hanya dari tampilan fisik juga tetapi juga meliputi pembangunan mental dan spiritual. Ibu Haeny yang memiliki nama lengkap Dra.Hj.Haeny Relawati Rini Widyastuti.MSi lahir pada tanggal 20 Juni 1964 di kota tuban ini merupakan sosok Kartini yang benar-benar bertangan dingin. Jika dilihat dari background pendidikan, beliau merupakan sosok wanita independen dan mampu menyelesaikan jenjang pendidikan dengan baik. Beliau juga pernah menjadi ketua DPRD kabupaten Tuban dan anggota DPRD kabupaten tuban hal ini juga menunjukkan bahwa seorang wanita mampu menjadi seorang pemimpin yang dapat diandalkan untuk mengemban sebuah amanah. Dari semuanya kita tetap harus memberikan penghargaan yang besar untuk ibu kita kartini yang telah membuat banyak kartini-kartini baru bermunculan, seperti ibu Haeny yang merupakan ibu pembangunan bagi Kabupaten Tuban kita ini. Selamat hari Kartini, 21 April.

Wisata di Kota Tuban

Ada banyak obyek wisata di kota Tuban yang bisa kita kunjungi. Diantaranya: Goa Akbar, Makam sunan Bonang, Masjid Agung, Goa Ngerong Rengel, Air terjun Nglirip, pemandian bektiharjo, kolam air panas Prataan, pantai Boom,Ponpes perut Bumi dan masih banyak wisata-wisata lain lagi yang tidak kalah menarik dari wisata- wisata diatas. dengan objek wisata yang banyak berasal dari keindahaan alam, membuat tuban menjadi kota yang sangat indah dan cantik. jadi jika anda tidak sengaja lewat di kota Tuban, cobalah mampir sejenak pada tempat- tempat di atas pasti akan membuat anda lebih menikmati perjalanan anda sambil merelaksasikan tubuh anda selama perjalanan dengan menikmati keindahan- keindahan alam kota Tuban.

Goa Akbar dan Goa Putri Asih, manakah yang lebih menarik???

Bila anda ditanya tentang Wisata di kabupaten Tuban, apa yang akan anda jawab? Benar, pasti anda akan mengatakan bahwa Tuban kota seribu gua,… Ini dikarenakan Banyak di temukan Goa di kota tuak ini,.. Salah satunya adalah Goa Akbar,..pasti anda sudah tidak asing lagi dengan nama goa ini,.. Goa yang terletak di bawah kawasan pasar baru tuban ini mempunyai berjuta pesona wisata bawah tanah... Akan tetapi apakah anda tahu ada goa lain yang tidak kalah menariknya dengan goa akbar?? Bingung?? Hehehe,… Anda pasti tahu Goa putri asihkan??yup, Goa yang terletak pada kecamatan montong sekar ini juga memiliki pesona yang tidak kalah menarik oleh Goa Akbar yang berada pada tengah kota. akan tetapi yang manakah yang paling bagus menurut anda? meskipun berbeda kedua pesona wisata ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing- masing,.. Penasaran?? jika anda berminat ingin tahu silahkan kunjungi kota seribu gua tuban ini, dan pastikan jika anda mengunjungi kedua obyek wisata ini,.. pastilah anda akan bisa menjawab pertanyaan di atas,...

Gelar Kesenian Untuk Pertahankan Tradisi

kotatuban.com-Dinas Perekonomian dan Pariwisata Tuban tun ini bakal menggelar seni budaya sebagai upaya memberikan ruang gerak seniman Tuban untuk berkreasi. Selain itu pagelaran seni budaya itu nanti akan dilanjutkan gelar seni tradisi di Taman Mini Indah Indonesia (TMMI). “Pagelaran seni budaya ini sudah menjadi tradisi tahunan kami,” terang Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban Budi Wiyana, Jumat (18/3). Ditambahkan, berbagai kesenian di Tuban akan ditampilkan di berbagai tempat, seperti di obyek wisata Gua Akbar maupun di Bektharjo. Selain itu juga akan digelar di Alon-alun, pantai Boom maupun di gedung Budaya Loka Tuban. Diharapkan, dengan berbagai kegiatan seni dan budaya itu mampu memberikan nilai tambah bagi warga Tuban, termasuk nilai tambah ekonomi. “Tapi, yang penting nilai tambah bagi seni dan budaya Tuban sendiri,” tandas Budiwiyana. Pagelaran seni dan budaya itu akan dimulai pada 3 April mendatang dan 8 Nopember mendatang. Namun, pada awal Juli, Kabupaten Tuban akan ikut ambil bagian pegelaran seni tradisi di TMII. “Tapi, jadwal itu masih bisa berubah akan kita sesuaikan dengan kondisi,” terangnya. Kesenian yang akan meramaikan tradisi tahunan seni budaya di Tuban diantaranya, campursari modern, jaranan cepaplok, ketoprak, lawak, tayub, ketoprak, reog, wayang dan berbagai kesenian lain. Bahkan, juga akan diadakan jambore kesenian tingkat kabupaten. “Selain itu juga akan kita lakukan work shop tata suara,” imbuh Budi. Pihaknya berharap, dengan berbagai pegelaran seni dan budaya bisa menjadi ladang wisata warga Tuban maupun dari daerah lain. Sehingga, wisata dan seni di Tuban bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan Tuban ke depan. Diakui Budi, selama ini wisata di Tuban belum bisa dijadikan industri, sehingga, belum bisa memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Dengan dikembangkannya seni dan wisata di Tuban akan memberikan efek peningkatan perekonomian warga,” tandasnya. Pihaknya, dalam waktu dekat juga akan mengembangkan obyek wisata dan terminal baru. Konsep awalnya, adalah terminal dan wisata. Namun, hingga kini masih belum menunjukkan kemajuan, sehingga harus ada desain ulang. “Nanti terminal hanya sebagai penopang saja, yang utama justru obyek wisatanya. Tapi, ini baru rencana yang harus dideskusikan lebih detail,” ungkap Budi panjang lebar

Pariwisata Tuban Optimis Mampu “Curi” 20-30 Persen Kunjungan Wisata Jatim

kotatuban.com – Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban, Ir. Budi Wiyana, menyatakan, pihaknya optimis mampu mencuri jumlah kunjungan wisata di Jawa Timur sebesar 20 hingga 30 persen. Menurut Budi Wiyana, Tuban memiliki banyak obyek wisata yang mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung. “ Kita punya Makam Sunan Bonang, punya Goa Akbar yang lebih eksotis dibanding Goa Maharani. Kita punya obyek wisata alam yang menarik untuk wisata petualangan, kita punya laut dan seni tradisional serta kuliner yang khas,” jelas Budi Wiyana ketika ditemui kotatuban.com di ruang kerjanya, Senin (2/5). Diakuinya, selain Makam Sunan Bonang dan Goa Akbar, obyek-obyek wisata yang ada di Tuban masih belum memiliki brand seperti obyek – obyek wisata yang ada di Malang, Batu dan Pasuruan. Namun, katanya, waktu-waktu berikutnya obyek-obyek wisata yang dimiliki Tuban bakal sedikit meningkat, dan mampu menarik minat wisatawan. Kecenderungan tersebut sudah mulai tampak setahun terakhir. Pada musim-musim kunjungan wisata, banyak wisatawan yang mengalihkan kunjungan wisata alternatifnya ke Tuban. “ Wisatawan yang berkunjung ke Jatim pasti tujuannya ke Malang, Batu dan Pandaan, Pasuruan dan Probolinggo. Daerah itu memang sudah menjadi daerah tujuan wisata utama di Jatim. Alternatifnya, ada Lamongan dengan WBL dan Goa Maharani-nya, ada Nganjuk, Mojokerto, Magetan, Surabaya dan Tuban. Setahun terakhir minat wisatawan ke daerah-daerah tersebut menurun, sementara jumlah pengunjung wisata di Tuban justru meningkat,” papar Budi Wiyana. Menurut catatan Dinas Pariwisata Propinsi Jatim, pada 2010 lalu sebanyak 168.888 wisatawan berkunjung ke berbagai daerah di Jatim. Dari jumlah tersebut, menurut Budi Wiyana, sebanyak 33.777 wisatawan (20 %) memilih Tuban sebagai daerah tujuan wisatanya. Tahun ini, Budi Wiyana mematok target peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Tuban meningkat 10 %. “ Kita terus tingkatkan promosi. Selain itu sejumlah tempat wisata pendukung juga sedang kita bangun, seperti pantai Boom danTerminal Wisata Kambang Putih (TWKP),” tambahnya. Optimisme Budi Wiyana tersebut didasarkan pada target peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Jatim tahun ini. Sejalan dengan program Visit East Java 2011, Pemprop Jatim mematok target peningkatan kunjungan wisata sebanyak 5% untuk wisatawan lokal, dan 16 % untuk wisatawan asing. Ditambahkan pula, Tuban memiliki daya tarik lain selain tempat-tempat wisata. Kerajinan Batik Gedog yang telah memiliki brand internasional, kata Budi Wiyana, menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan untuk berkunjung ke Tuban, terutama wisatawan asing. Selain itu juga banyaknya produk unggulan yang bisa dijadikan daya tarik wisata seperti blimbing Tasikmadu, buah siwalan dan legen, juga kacang tanah, ikan asin, terasi dan berbagai makanan yang hanya bisa ditemui di Tuban, seperti nasi jagung dan belut krengsengan. “ Jadi jangan dibayangkan wisatawan itu selalu tertarik pada tempat-tempat wisata saja. Justru trend saat ini, wisata industri kerajinan, wisata kuliner dan wisata agro yang banyak dicari para wisatawan,” kata Budi Wiyana.(bsa)

10 Makanan Paling Enak di Dunia (Versi Lidah Orang Luar Indonesia)

10. Lebanese Cuisine

Masakan dari Libanon menyajikan Anda semua kebaikan.. dari Timur Tengah. Makanan2 biasanya dari Mediterania, kaya akan sayur2an, daging2 kecil, dan kaya akan bumbu. Mungkin yang paling terkenal di seluruh dunia adalah makanan pembuka, mezze, yang merupakan campuran dip, acar, salad, dan serpihan2 roti Arab. Makanan ini juga mengandung banyak buah2an, ikan segar, seafood, dan sedikit lemak hewan. Negara ini juga terkenal akan manisan Arabnya; Tripoli seringkali disebut sebagai “Sweet Capital” dari Libanon.

9. Greek Cuisine

Dengan pengaruh yang sangat kuat dari masakan2 Turki dan Itali, masakan Yunani berfokus sekitar olive oil, sayuran dan herba yang spesifik di daerah Mediterania.

8. Spanish Cuisine

Masakan Spanyol banyak mengandung daging dan ikan yang bervariasi, dan juga sayur2an. Masakan Spanyol juga terpengaruh dengan makanan2 laut yang tersedia dari laut2 yang mengelilingi Spanyol. Masakan ini juga menggunakan minyak terbanyak dibanding masakan2 Eropa Barat dan Tengah. Salah satu minuman yang terkenal di Spanyol yang sangat enak disuguhkan dengan hidangan nasionalnya adalah sangria, sebuah minuman yang dibuat dari wine dan buah2an.

7. Japanese Cuisine

Terkenal dengan rasa enak dan kualitas bahan2nya, masakan Jepang secara cepat menjadi tren di seluruh dunia. Nasi putih dan kacang kedelai adalah bahan makanan yang ditemukan di hampir semua hidangan. Menurut Micheline Guide yang memberi ranking kota2 di dunia untuk restoran2nya, Tokyo adalah kota terenak, dengan 150 restauran dengan ranking teratas. Lawannya adalah Paris dan London yang memiliki 148 restauran.

6. Mexican Cuisine

Terkenal dengan rasa yang bervariasi dan pedasnya, masakan Meksiko merupakan hasil dari perkawinan silang antara kebudayaan Spanyol dan suku Aztec. Sebagian besar makanan Meksiko saat ini merupakan campuran antara tradisi kuno, Aztec, Maya, dan Spanyol. Kebudayaan Prancis juga ambil bagian, dengan menambahkan makanan2 panggangan seperti roti manis dan bolillo. Ada pula makan2 eksotik di Meksiko, seperti iguana, serangga, ular berbisa, atau rusa.

5. Thai Cuisine

Banyak orang berkata bahwa makanan Thailand, dengan campuran yg seimbang antara panas, asam, pahit, dan manis, merupakan alasan yang cukup untuk mengunjungi negara itu. Makanan2nya tercirikan dengan penggunaan herba2 segar dan bumbu2, seperti jus jeruk limau, lemon grass, dan ketumbar segar. Mirip dengan makanan Asia lainnya, nasi adalah komponen utama dalam makanan Thailand. Anda akan sering menemukan nam pla, saus ikan yang dicampur pasta udang, dan mie. Ada juga raw beef, pasta ikan yang difermentasikan atau larva serangga yang digoreng, yang banyak ditemui di bagian timur laut, di mana memakan serangga sangat lazim ditemukan.

4. Indian Cuisine

Makanan India yang disajikan di restoran2 berkelas dunia adalah makanan2 dari India Utara, yang dikenal juga sebagai Mughlai atau Punjabi. Ada 3 kategori lain dari masakan India: Selatan, Timur, dan Barat. Makanan2nya biasanya makanan vegetarian, namun banyak memasukkan daging domba, kambing, ayam, atau ikan. Masakan India biasanya sangat pedas.

3. Chinese Cuisine

Masakan China sekarang dinikmati oleh sepertiga populasi dunia setiap hari. Masakan2nya gampang dibuat, murah, dan enak. Banyak makanannya yang dipersiapkan dengan bite-sized pieces, karena kebudayaan China terkenal dengan pisau dan garpu sebagai senjata. Biasanya setiap orang di depan meja diberikan semangkok nasi, dan hidangan2 lainnya dibagi untuk semua orang di meja tersebut. Beberapa masakan dimasak menggunakan spesies2 langka, seperti lumut facai, sementara lainnya dibuat dari daging hewan2 yang mungkin akan Anda hindari, seperti anjing.

2. Italian Cuisine

Masakan Itali mungkin salah satu masakan tertua di dunia, yang dapat dilacak balik hingga ke abad ke-4 SM. Santapan Itali terdiri atas beberapa seksi: antipasto (pembuka), primo (pasta atau hidangan2 nasi), secondo (daging2an), dan dolce (penutup). Italia juga terkenal akan lebih dari 400 jenis keju, termasuk Parmigianino Reggiano yang terkenal, dan 300 jenis sosis.

1. French Cuisine

Berawal dari Zaman Pertengahan yang membawa banyak jamuan hingga Revolusi Prancis, dimana teknik2 yang disempurnakan digunakan, masakan Prancis dapat dinyatakan sebagai “masakan haute (high cooking” di abad 21. Kue2 adalah bagian terbesar dari masakan Prancis. Keju dan wine juga merupakan bagian mayor dari masakan, mungkin menjadi yang paling terkenal dari semuanya. Di Paris, terdapat lebih dari 5.000 tempat untuk makan, dengan harga dan menu yang sesuai dengan selera semua orang.

10 Istana Paling Megah Yang Pernah Dibangun

The Potala Palace, Lhasa, Tibet
Bangunan Momumen Termegah di Tibet
The Potala Palace

The Potala Palace


Mont Saint-Michel, Normandy, Perancis
Kastil Abad Pertengahan di Pulau Kecil
Mont Saint-Michel

Mont Saint-Michel


Predjamski Castle, Slovenia
Terpadu di suatu Gua
Predjamski Castle

Predjamski Castle


Neuschwanstein Castle, Jerman
Kastil Dongeng Klasik
Neuschwanstein Castle

Neuschwanstein Castle


Matsumoto Castle, Nagano, Jepang
Kastil Paling Mengagumkan di Jepang
Matsumoto Castle

Matsumoto Castle


Hunyad Castle, Romania
Dimana para Drakula menjadi Tahanan
Hunyad Castle

Hunyad Castle


Malbork Castle, Malbork, Polandia
Kastil Bertembok Batu Bata Terbesar di Dunia
Malbork Castle

Malbork Castle


Palacio da Pena, Sintra, Portugal
Istana Tua Terinspirasi Romantisme Eropa
Palacio da Pena

Palacio da Pena


Löwenburg Castle, Kassel, Jerman
Disneyland Abad ke-18
Löwenburg Castle

Löwenburg Castle


Prague Castle, Prague, Ceko
Kastil Kuno Terbesar di Dunia
Prague Castle

Prague Castle

Rumah dengan luas 2 meter

Pastinya  di Framlingham ,Suffolk ada khoq rumah dengan ukuran luas  7 kaki (2,13 meter),  dimana hanya terdiri dari 1 kamar tidur dan kamar mandi di lantai bawah/dasar dan sebuah dapur dan ruang tamu  di lantai atas dan rumah itu sedang dijual dengan harga £95,000 atau sekitar Rp 1.354.742.750.



Rumah mungil itu dulunya merupakan bagian dari pabrik uap (Mauldens )dan merupakan peninggalan sisa terakhir  dari pabrik uap jaman Victoria – dimana pabrik lainnya dibangun kembali atau dihancurkan untuk dibangun bangunan-bangunan yang baru.

Sebelum dijadikan sebuah rumah 8 tahun silam, tempat itu dulu dijadikan tempat untuk berjudi.


Rumah itu merupakan salah satu rumah terkecil di Negara tersebut , dimana di dalamnya hanya berukuran  308 ft2 atau 28.61 m2.

“Rumah itu benar-benar hanya untuk satu orang. Aku gak bakalan mau berbagi (rumah),” ujar agen perumahan, Julie Williams.

Sejarah Kota Tuban



Nama Tuban berasal dari sebuah sumber air tawar yang ditemukan di tempat tersebut. Peristiwa ini membuat orang menamakannya me(TU) (BAN)yu (keluar air). Sehingga tempat tersebut kemudian dinamakan Tuban. Dulunya Tuban bernama Kambang Putih Sudah sejak abad ke-11 sampai 15,dalam berita-berita para penulis China (pada jaman dinasti Song Selatan 1127-1279 dan dinasti Yuan (Mongol) 1271-1368 sampai jaman dinasti Ming th.1368-1644 .Tuban disebut sebagai salah satu kota pelabuhan utama di pantai Utara Jawa yang kaya dan banyak penduduk Tionghoanya. Orang Cina menyebut Tuban dengan nama Duban atau nama lainnya adalah Chumin. Pasukan Cina-Mongolia (tentara Tatar), yang pada th. 1292 datang menyerang Jawa bagian Timur (kejadian yang menyebabkan berdirinya kerajaan Majapahit) mendarat di pantai Tuban. Dari sana pulalah sisa-sisa tentaranya kemudian meninggalkan P.Jawa untuk kembali ke negaranya. Tapi sejak abad ke 15 dan 16 kapal-kapal dagang yang berukuran sedang saja sudah terpaksa membuang sauh di laut yang cukup jauh dari garis pantai. Sesudah abad ke 16 itu memang pantai Tuban menjadi dangkal oleh endapan lumpur. Keadaan geografis seperti ini membuat kota Tuban dalam perjalanan sejarah selanjutnya sudah tidak menjadi kota pelabuhan yang penting lagi.Untuk mengurangi kesimpang siuran tentang hari jadi kota Tuban Bupati Kepala Daerah Tingkat II Tuban (waktu itu dijabat Drs. Djoewahiri Martoprawiro), menetapkan tanggal 12 Nopember 1293 sebagai hari jadi kota Tuban7. Panitia kecil yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah Tingkat II Tuban waktu itu memberi alasan bahwa ditetapkannya tanggal tersebut karena bertepatan dengan diangkatnya Ronggolawe sebagai Adipati Tuban. Ronggolawe dianggap sebagai pahlawan bagi rakyat Tuban, dan dianggap sebagai Bupati pertama Tuban. Seperti halnya dengan kota-kota lain di Jawa pada umumnya sumber sejarah kota Tuban sangat sulit didapat. Bahan tulisan yang ada penuh dengan campuran antara sejarah dan legenda. Buku “Babad Tuban” yang ditulis oleh Tan Khoen Swie (1936)Letaknya sumber air bersih tersebut (Sumur Srumbung) berjarak kurang lebih 10 m dekat pantai, tapi sumur (sumber air) tersebut tetap tawar dan segarSumber lain tentang sejarah dan legenda tentang kota Tuban lihat: Soeparmo, R. (1983), Tujuh Ratus Tahun Tuban, dan buku: Hari Jadi Tuban (1987), Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Tuban.Tuban, yang kalau dilihat dari arah laut, seolah-olah seperti batu putih yang terapung (watu kambang putih dalam bahasa Jawa). Sumber ini didapat dari buku : Soeparmo, R. (1983), Tujuh Ratus Tahun Tuban, dan buku Hari Jadi Tuban (1987), Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Tuban.